BAYANGAN GELAP DI RUANG DIGITAL:STUDI KASUS KEKERASAN SEKSUAL ONLINE DI NTT DALAM PERSPEKTIF UU TPKS
- Authors
-
-
Annabel Rasheesa Maharani Putri Fauzi
Universitas Bung KarnoAuthor -
Marlon Madile
Universitas Bung KarnoAuthor
-
- Keywords:
- Digital sexual violence, dissemination of intimate content, TPKS Law, ITE Law, victim protection., Kekerasan seksual digital, penyebaran konten intim, UU TPKS, UU ITE, perlindungan korban.
- Abstract
-
Advances in digital technology have facilitated communication and information exchange, but they have also given rise to new forms of crime, one of which is electronic-based sexual violence. This study highlights the case of a 16-year-old girl in North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara, who was a victim of the dissemination of personal content without her consent by her ex-boyfriend. The analysis was conducted based on Law No. 12 of 2022 concerning Criminal Acts of Sexual Violence (TPKS Law), Law No. 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions (ITE Law), and regulations related to child protection. The results of the study show that although the UU TPKS provides a more comprehensive legal basis than previous regulations, its implementation still faces various obstacles, both in law enforcement, victim recovery, and social stigma in the community. This study emphasises the importance of synergy between regulations, law enforcement agencies, and public participation to create a safe and just digital space.
Kemajuan teknologi digital memberikan kemudahan dalam komunikasi dan pertukaran informasi, namun juga memunculkan bentuk kejahatan baru, salah satunya kekerasan seksual berbasis elektronik. Penelitian ini menyoroti kasus seorang remaja perempuan berusia 16 tahun di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, yang menjadi korban penyebaran konten pribadi tanpa persetujuan oleh mantan kekasihnya. Analisis dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta peraturan terkait perlindungan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UU TPKS telah memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif dibandingkan regulasi sebelumnya, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, baik dalam penegakan hukum, pemulihan korban, maupun stigma sosial di masyarakat. Kajian ini menekankan pentingnya sinergi antara regulasi, aparat penegak hukum, dan partisipasi publik untuk mewujudkan ruang digital yang aman dan berkeadilan.
- References
-
Peraturan Perundang-undangan
• Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
• Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
• Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.
• Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
• Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Buku dan Literatur
• Arief, Barda Nawawi. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana, 2010.
• Gosita, Arif. Masalah Perlindungan Anak. Jakarta: Akademika Pressindo, 2004.
• Muladi & Arief, Barda Nawawi. Teori-teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 1992.
Jurnal dan Artikel Ilmiah
• Lidwina Inge Nurtjahyo. “Celah Hukum dalam Penanganan Revenge Porn di Indonesia.” Jurnal Hukum & Pembangunan Vol. 51, No. 3 (2021).
• Lestari, Desi. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Pelecehan Seksual di Media Sosial.” Jurnal Nusantara Global Vol. 2, No. 1 (2022).
• Prasetyo, Teguh. “Viktimologi dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum Vol. 18, No. 2 (2019).
Laporan dan Sumber Resmi
• Komnas Perempuan. Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan Tahun 2022. Jakarta: Komnas Perempuan, 2022.
• ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat). Kekerasan Seksual Berbasis Siber: Tantangan Penegakan Hukum di Era Digital. Jakarta: ELSAM, 2021.
Sumber Internet
• BBC News Indonesia. “Kasus Revenge Porn di NTT: Tantangan Penegakan UU TPKS.” Diakses 2023.
• Hukumonline. “UU TPKS dan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual Digital.” Diakses 2023.
- Downloads
- Published
- 2025-11-05
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Syifa Haniyah Irsy, Amalia Sukma Wiryani, Sheira Rifda Athaya, Muhammad Fadhiil Rizki Akbari, Andhika Alghifari, Clarissa Sorai Alfonsia Telaumbanua, Mulyadi Mulyadi, BAGAIMANA PENERAPAN PRAKTIK BUDAYA MERARIQ DALAM PERSPEKTIF HUKUM NEGARA, AGAMA, DAN NILAI KEMANUSIAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sarah Dian Utami, Irwan Matias Gurlan Sinaga, Fadhiil Ahmadi, Wefy Efticha Sary, PATOLOGI SOSIAL DAN HUKUM ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM ANALISIS PERAN DAN SANKSI DALAM SPPA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nabila Isyana Putri, Lidia Ayu Wulandari, Manurung Theodora Olivia, Agvinda Restalina, Fauzan Muhammad Rasyid, Baidhowi, RIBA DALAM PRAKTIK PINJAMAN ONLINE: ANALISIS HUKUM ISLAM SEBAGAI SOLUSI PENERAPAN FINANCIAL TECHNOLOGY SYARIAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M. Shadiq Daffa Syahputra, HS Tisnanta, Fathoni Fathoni, PERAN AKREDITASI ORGANISASI BANTUAN HUKUM TERHADAP PEMENUHAN HAK LAYANAN HUKUM MASYARAKAT MISKIN DI PROVINSI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maharani Listi Putri Hariyanto, Renny Nur Haliza Dewi, Ria Giska Sari, Narendra Rizki Alghifari, Damar Panji Yudhanto, Puspa Pertiwi, Masitha Tismananda Kumala, TANGGUNG JAWAB NEGARA DALAM PENGELOLAAN DAN PERLINDUNGAN SUMBER DAYA LAUT DI ZONA EKONOMI EKSKLUSIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raisya Aziza Pradita, Alisa Sari Simatupang, Azahra Dwi Oktaviani, Rizha Claudila Putri, ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM HUKUM PERDATA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hanifah Setya Utami, Fitri Laila Sari, Tita Sintia Agata, Ira Firna, Dyka Kurnia Santi, Ayalla Wahda Jannati, Luthy Yustika, ANALISIS YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH AKIBAT PENOLAKAN PERMOHONAN RESTRUKTURISASI UTANG OLEH PT BPR CENTRAL ARTHA REZEKISTUDI PUTUSAN: NO 489 PENGADILAN NEGERI TANGERANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Septia Tri Puspita Sari, Afrizal Saputra, Penerapan Prinsip Strict Liability terhadap Perusahaan Pabrik Penghasil Limbah Pencemar Lingkungan Berdasarkan Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muchamad Fatchurochman Amrullah, Ratu Ayu Nabila Pertiwi, Kania Rizqi Amelia, Radit Erik Sebastian, Baidhowi, QANUN JINAYAH ACEH ANTARA PENERAPAN SYARIAT DAN PRINSIP HAM: ANALISIS NORMATIF ATAS PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Herica Purnama Syafitri, Dona Raisa Monica, Heni Siswanto, Rini Fathonah, Refi Meidiantama, EFEKTIVITAS DIVERSI SEBAGAI UPAYA PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN OLEH ANAK (Studi Kasus Pada Polres Kota Cilegon) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
You may also start an advanced similarity search for this article.