PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENGOLAHAN MINERAL ILEGAL TANPA IZIN USAHA PERTAMBANGAN OLEH SUBDIT IV TIPIDTER DITRESKRIMSUS POLDA LAMPUNG
- Authors
-
-
Dzaky Muhammad Haris
Universitas LampungAuthor -
Rinaldy Amrullah
Universitas LampungAuthor
-
- Keywords:
- Studi Sosio-Legal, Pertambangan Ilegal, Penegakan Hukum, Keadilan Lingkungan, Polda Lampung.
- Abstract
-
Penelitian ini menganalisis dinamika sosio-yuridis penegakan hukum terhadap pengolahan mineral ilegal tanpa izin usaha pertambangan oleh Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Lampung. Fenomena pertambangan tanpa izin (PETI) masih menjadi permasalahan hukum dan lingkungan yang serius di Indonesia, karena menyebabkan degradasi ekologis yang signifikan, kehilangan pendapatan negara, serta konflik sosial. Melalui pendekatan sosio-legal, penelitian ini menelaah dimensi normatif dan empiris dari penegakan hukum, dengan fokus pada kesenjangan regulasi, kapasitas kelembagaan, dan partisipasi masyarakat. Analisis ini menggunakan teori faktor-faktor penegakan hukum dari Soerjono Soekanto, yang mencakup substansi hukum, aparat penegak hukum, sarana dan prasarana, masyarakat, serta budaya. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pejabat Polda Lampung dan WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan publikasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, telah menetapkan sanksi yang jelas terhadap kegiatan pertambangan ilegal, pelaksanaannya masih terkendala oleh keterbatasan kelembagaan, ambiguitas regulasi, dan ketergantungan sosial-ekonomi masyarakat lokal. Penguatan koordinasi antar lembaga penegak hukum, modernisasi alat penyidikan, serta peningkatan kesadaran masyarakat berbasis komunitas merupakan langkah penting untuk mencapai tata kelola pertambangan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
- References
-
Buku:
Arief, Barda Nawawi. Kebijakan Kriminal dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Prenada Media Group, 2018.
Friedman, Lawrence M. The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell Sage Foundation, 1975.
Hoefnagels, G. Peter. The Other Side of Criminology: An Inversion of the Concept of Crime. Deventer: Kluwer Law and Taxation Publishers, 1973.
Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2019.
Jurnal:
Ariyanti, Vivi. “Kebijakan Penegakan Hukum dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia.” Jurnal Yuridis 6, no. 2 (2019): 33–54. https://doi.org/10.35586/jyur.v6i2.789
Ariyanti. Oktafia, Dwi. Ramadhan, Muhammad. dan Murdomo, J.S. “Penegakan Hukum Pidana terhadap Pelaku Penambangan Pasir secara Ilegal.” Jambura Law Review 2, no. 1 (2020): 30–47. https://doi.org/10.33756/jalrev.v2i1.4376
Butar Butar, Franky. “Penegakan Hukum Lingkungan di Bidang Pertambangan.” Yuridika 25, no. 2 (2010): 108–124. https://doi.org/10.20473/Ydk.V25i2.252
Cardwell, M. (Results-based agri-environmental scheme design: Legal implications) Environmental Law Review. (2023). 25(4), 260-288. https://doi.org/10.1177/14614529231185678 (Original work published 2023)
Darmika, Ika. “Budaya Hukum (Legal Culture) dan Pengaruhnya terhadap Penegakan Hukum di Indonesia.” Jurnal Hukum tô-râ 2, no. 3 (2016): 429–436. https://doi.org/10.33541/jtvol5iss2pp102.
Dessy. Al-Farauqi, Mohamad Dziqie Aulia. Shalehah, Anita. “Environmental Democracy and Access Right: Keterlibatan Masyarakat terhadap Kebijakan Pertambangan Batubara Ilegal.” QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora 3, no. 3 (2025): 1347–1358. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.2034.
Farran, Sue. “Deep-Sea Mining and the Potential Environmental Cost of ‘Going Green’ in the Pacific.” Environmental Law Review 24, no. 3 (2022): 173–190. DOI: 10.1177/14614529221114947
Firmansyah, Arif. Suhardiman, Euis D. “Membangun Politik Kriminal pada Pertambangan Batubara yang Menyejahterakan Masyarakat melalui Sarana Non-Penal.” Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 9, no. 3 (2015): 27–45. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v9no3.601
Gill, G. N. “Precautionary Principle, Its Interpretation and Application by the Indian Judiciary: ‘When I Use a Word It Means Just What I Choose It to Mean—Neither More Nor Less’ Humpty Dumpty.” Environmental Law Review 21, no. 4 (2019): 292–308. https://doi.org/10.1177/1461452919890283
Grinlinton, D. “The Intersection of Property Rights and Environmental Law.” Environmental Law Review 25, no. 3 (2023): 202–218. https://doi.org/10.1177/14614529231193804
HR, Muhammad Adam. “Lemahnya Penegakan Hukum di Indonesia.” JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum 1, no. 1 (2021): 57–68. https://doi.org/10.36915/jish.v3i1.16
Kartikasari. Ivalerina, Feby. “Assessing Environmental Protection in Indonesian Mining Laws.” Arena Hukum 18, no. 2 (Agustus 2025): 232–256. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum2025.01802.4
Manik, Jeanne Darc Noviayanti. “Pengelolaan Pertambangan yang Berdampak Lingkungan di Indonesia.” Promine 1, no. 1 (2018). https://doi.org/10.33019/promine.v1i1.64.
Mohd, D. M. Haris, Asep. Indra, Faizal. Yanto, Heri. Sugiharto. “Peranan Budaya dan Kebudayaan di Indonesia dari Aspek Sosiologi Hukum.” The Juris 6, no. 1 (30 Juni 2022): 274–283. https://doi.org/10.56301/juris.v6i1.647
Muliadi, Saleh. “Aspek Kriminologis dalam Penanggulangan Kejahatan.” Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 6, no. 1 (2012): 33–54. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v6no1.346
Paruki, N.R., & Ahmad, A. Efektivitas Penegakan Hukum Tambang Ilegal. Batulis Civil Law Review. (2022) 3(2), 177-186. DOI: https://doi.org/10.47268/ballrev.v3i2.966.
Putri, Annisa Fitria Jasmine, Meisia Viona Valensia, Rafizah Purnama, And Jeanne Darc Noviayanti Manik. (2023). “Dampak Kerusakan Lingkungan Biotik, Abiotik, Dan Sosial Budaya Akibat Pertambangan Timah Ilegal Di Kecamatan Mentok”. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah 2 (10):4473-81. Https://Doi.Org/10.55681/Sentri.V2i10.1689.
Putri, Elsa Ardhilia. Rahayu, Ika Putri. Komaria, Lailatul. Butar Butar, Franky “Penguatan Prinsip Transparansi dalam Sentralisasi Izin Usaha Pertambangan Minerba Guna Meminimalisir Korupsi.” Arena Hukum 16, no. 3 (2023) :557-582. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2023.01603.6
Putri, Larashati, dan Mochammad Najib Imanullah. “Kajian Sosiologi Hukum tentang Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Aparat Penegak Hukum.” Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi 11, no. 1 (2023): 162–171. https://doi.org/10.20961/hpe.v11i1.68099
Saragih, Yasmirah Mandasari. Sumarno. Situmorang, Daniel. Sihombing, Starting. Hadi, Muhammad Faiz. “Prevention And Law Enforcement Efforts Against The Crime Of Gold Mining Without A Permit (PETI) In The Jurisdiction Of The Merangin Resort Police”. International Journal of Law, Crime and Justice 1. (2024), (3):39-49. https://doi.org/10.62951/ijlcj.v1i3.126.
Sedarto, T., Kagramanto, L. B., Anggriawan, T. P., & Albany, R. F. (2024). Enforcement of law on environmental violations by mining companies in Indonesia. 8th International Seminar of Research Month (2023). NST Proceedings. pages 471-476. doi: 10.11594/ nstp.2024.4177
Syaefudin, Muhammad Agus Fajar. Sudewo, Fajar Ari “Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Pertambangan Mineral dan Batubara Ilegal di Kota Cirebon.” Diktum: Jurnal Ilmu Hukum 8, no. 1 (2020): 108–124. https://doi.org/10.24905/diktum.v8i1.81
Internet:
“Walhi Catat Ada 17 Tambang Bermasalah di Lampung.” RMOL Lampung. Diakses 27 Oktober 2025. https://www.rmollampung.id/walhi-catat-ada-17-tambang-bermasalah-di-lampung.
Undang-Undang:
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2018 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Daerah Lampiran XVII.
- Downloads
- Published
- 2025-11-19
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Salsas Bila Juniyanti Tanjung, Irwan Triadi, Kajian Filsafat Hukum Terhadap Kebebasan Berkontrak dalam KUHPerdata , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Faulita Ulul Azmia, Laily Artia Hanum, Jessenia Hayfa, Muhammad Adymas Hikal Fikri, SALUS POPULI SUPREMA LEX: VIRALITAS SEBAGAI INSTRUMEN KEADILAN DALAM FENOMENA “NO VIRAL NO JUSTICE” , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alin Indah Sari, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raynaldi Young, Arsita Dhiba Nabila Bibi, Hamim Bhavana, Alifiansyah Ramadhan, PENENGGELAMAN KAPAL IUU FISHING DI ZEE INDONESIA SEBAGAI WUJUD PELAKSANAAN HAK BERDAULAT NEGARA DI ZEE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tangguh Wicaksono, Muhammad Aidil Saputra, Dian Eka Prastiwi, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENEBANGAN HUTAN SECARA ILEGAL DALAMPERSPEKTIF UU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DANPEMBERANTASAN PERUSAKAN HUTAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kaharuddin, Nindya Eka Safitri, Salsa Aulia Nursabila, Sarah Nailah Alifah, ANALISIS KASUS PELANGGARAN HAM DI PAPUA TRAGEDI PANIAI 2014 DALAM PERSPEKTIF ILMU NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Chaila Ribi, NILAI-NILAI HUKUM DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PERKAWINAN ADAT PALEMBANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raisya Asyiani Rinjani, Siti Ayssah, Deden Najmudin, PERBANDINGAN SANKSI HUKUM ATAS LARANGAN MINUMAN KERAS DALAM QANUN JINAYAH ACEH DAN PERDA KOTA BANDUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M Raja Pradipta, Zainudin Hasan, REVITALISASI HUKUM TANAH ADAT SEBAGAI SUMBER HUKUM DALAM MEMBANGUN SISTEM HUKUM INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Gregorius Juan Pederico, Baidhowi, PENYELESAIAN SENGKETA WARIS MELALUI MEKANISME MEDIASI DALAM HUKUM ISLAM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.