Analisis Penerapan Pasal 340 KUHP terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Berencana dan Mutilasi dalam Kasus Muhammad Husein di Semarang
- Authors
-
-
Rafalina Oktatia
Universitas Singaperbangsa KarawangAuthor -
Rahmi Zubaedah, S.H., M.H.
Author
-
- Keywords:
- Keywords: Premeditated Murder, Article 340 KUHP, Mutilation, Justification, Mitigating Factors. , Kata kunci: Pembunuhan Berencana, Pasal 340 KUHP, Mutilasi, Alasan Pemaaf, Alasan Meringankan.
- Abstract
-
Abstrack
This study aims to analyze the application of Article 340 of the Indonesian Criminal Code (KUHP) to the premeditated murder and mutilation committed by Muhammad Husen against Irwan Hutagalung in Semarang. It also examines whether the perpetrator’s motives namely resentment and the alleged harsh treatment by the victim may be considered as grounds for justification or mitigation within the framework of criminal law. The research employs a normative juridical method with statute and case approaches, supported by primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings indicate that all elements of premeditated murder under Article 340 KUHP are fully satisfied, particularly due to the preparation of tools, the deliberate choice of timing, and subsequent acts of mutilation intended to eliminate evidence. The motive of resentment cannot be classified as a justification or excuse, as it does not meet the doctrinal requirements of grounds for excluding criminal liability. However, such motive may be considered to a limited extent as a mitigating factor during sentencing. Therefore, Article 340 KUHP is appropriately applied to the perpetrator’s actions, while emotional factors only influence the severity of the punishment imposed.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terhadap tindak pidana pembunuhan berencana disertai mutilasi yang dilakukan oleh Muhammad Husen terhadap Irwan Hutagalung di Semarang. Penelitian ini juga menelaah apakah motif dendam dan perlakuan kasar dari korban dapat dinilai sebagai alasan pemaaf atau alasan yang meringankan dalam hukum pidana. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus, serta didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Temuan penelitian menunjukkan bahwa seluruh unsur pembunuhan berencana dalam Pasal 340 KUHP telah terpenuhi, mengingat adanya persiapan alat, pemilihan waktu, serta tindakan lanjutan berupa mutilasi untuk menutupi jejak kejahatan. Motif dendam tidak dapat dipandang sebagai alasan pemaaf karena tidak memenuhi kriteria sebagai alasan penghapus pidana dalam doktrin hukum pidana. Namun, motif tersebut masih dapat dipertimbangkan secara terbatas sebagai faktor yang meringankan pada tahap pemidanaan. Dengan demikian, penerapan Pasal 340 KUHP sudah tepat terhadap perbuatan pelaku, sementara faktor emosional hanya berpengaruh pada penentuan tingkat berat atau ringannya hukuman.
- References
-
DASAR HUKUM
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2023). Pasal 340.
Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 221/Pid.B/2024/PN.Smg. (2024).
Laporan Rekonstruksi Perkara Kepolisian Semarang. (2024).
“Motif dan Kronologi Kasus Mutilasi Irwan Hutagalung.” (2024). Kompas.com.
“Kasus Mutilasi Irwan Hutagalung: Polisi Ungkap Motif hingga Vonis Pelaku.” (2024). Kompas.com.
ARTIKEL JURNAL
Anindita, L. (2024). Pembuktian Unsur Perencanaan dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Berdasarkan KUHP. Jurnal Hukum Pidana Kontemporer, 9(1).
Pratama, A. (2023). Motif Emosional dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana. Jurnal Viktimologi Indonesia.
Rahayu, S. (2023). Analisis Kriminologis Kasus Pembunuhan Berencana di Indonesia. Jurnal Kriminologi Indonesia.
Rahayu, S., & Pratama, A. (2023). Tren Pembunuhan Berencana di Indonesia: Analisis Kriminologis 2018–2023. Jurnal Kriminologi Indonesia, 20(2).
Wulandari, N. (2024). Dampak Psikologis Kekerasan di Lingkungan Kerja dan Korelasinya dengan Kejahatan Kekerasan. Jurnal Psikologi Forensik Indonesia.Hendaryati, N., Nafiati, D. A., Oktaviana, N. A., & Safitri, I. (2025).
Arief, B. N. (2021). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana (Edisi Revisi). Jakarta: Prenadamedia Group.
Arief, B. N. (2021). Asas-Asas Pertanggungjawaban Pidana. Jakarta: Prenadamedia Group.
Soekanto, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: UI Press.
- Downloads
- Published
- 2025-11-24
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Siti Juanah, Ahludin Saiful Ahmad, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP EKSPLOITASI ANAK OLEH KELUARGA DALAM PRODUKSI KONTEN DIGITAL BERDASARKAN UU PERLINDUNGAN ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Natasya Putri Amanda, KEDUDUKAN DAN KEABSAHAN PERKAWINAN ADAT LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL: TINJAUAN YURIDIS NORMATIF TERHADAP HARMONISASI HUKUM ADAT DAN NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fiqih Dien Alamsyah, Firdha Sifana, Adzra Ardelia Tuasalamony, Surya Insani Kamil, Andriyanto Adhi Nugroho, ANALISIS TINDAK PIDANA PENIPUAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF HUKUM TEKNOLOGI INFORMASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nashwa Nur Athifah Marzuki, Ahmad Nafhani, INTEGRASI HUKUM ADAT DAYAK DENGAN UNDANG-UNDANG AGRARIA DI KALIMANTAN TIMUR, MENGEKSPLORASI KONFLIK LAHAN DAN RESOLUSI BERBASIS BUDAYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Bunga Manisa, Diah Gustiniati Maulani, Emilia Susanti, Deni Achmad, Aisyah Muda Cemerlang, TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP KORUPSI DALAM PENYALAHGUNAAN DANA BANTUAN SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Manja Nisa, Jenia Fathira, Aisyah Humairoh, Vella Zhafirah Putri, M. Ghaza Alkhadari, EFEKTIVITAS KEBIJAKAN REHABILITASI DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA MENURUT UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2009 (PASAL 54) DI PROVINSI JAMBI PADA PERIODE 2023–2024 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aditya Luriza Kanza, CRITERIA OF MISTAKE AS GROUNDS FOR ANNULMENT OF MARRIAGE IN INDONESIAN LAW , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Rizki, Yoga Okta Prima, Rachmat Alviando, Herlita Eryke, REKONSTRUKSI MODEL PEMBUKTIAN DIGITAL DALAM KEJAHATAN SIBER BERBASIS PENDEKATAN KRIMINOLOGI KONTEMPORER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syifa Haniyah Irsy, Amalia Sukma Wiryani, Sheira Rifda Athaya, Muhammad Fadhiil Rizki Akbari, Andhika Alghifari, Clarissa Sorai Alfonsia Telaumbanua, Mulyadi Mulyadi, BAGAIMANA PENERAPAN PRAKTIK BUDAYA MERARIQ DALAM PERSPEKTIF HUKUM NEGARA, AGAMA, DAN NILAI KEMANUSIAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ghouva Syaifii Al Ma’arif, THE URGENT NEED FOR INDONESIA TO ADOPT THE UNCITRAL MODEL LAW ON CROSS-BORDER INSOLVENCY: OVERCOMING TERRITORIAL LIMITATIONS IN A GLOBALIZED ECONOMY , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.