ANALISIS WANPRESTASI AHLI WARIS DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI TANAH: STUDI PUTUSAN 1246 PK/Pdt/2025
- Authors
-
-
Agnes Widya Klarisa
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Angeline Christy Silaen
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Ashilah Danty Dhanara
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Aurilia Putri
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Dimettri Septiano Bertrand Sinaga
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Hukum Perdata Indonesia, Perjanjian Jual Beli Tanah, Akta Autentik Notaris, Prestasi, Wanprestasi
- Abstract
-
Dalam hukum perdata Indonesia, perjanjian jual beli tanah sah apabila memenuhi Pasal 1313 dan 1320 KUHPerdata, yaitu kesepakatan para pihak, kecakapan untuk bertindak, objek tertentu, dan sebab halal. Akta autentik notaris seperti Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dan surat kuasa memiliki kekuatan pembuktian sempurna, mengikat para pihak secara mutlak dan tidak dapat dibantah dengan dalil sepihak. Prestasi pembeli berupa pembayaran harga lunas dan prestasi penjual berupa penyerahan objek serta penyempurnaan melalui Akta Jual Beli (AJB) di hadapan PPAT diatur dalam Pasal 1234 dan 1457 KUHPerdata, menciptakan hubungan hukum yang timbul hak dan kewajiban timbal balik.
Pelaksanaan prestasi yang tidak sempurna oleh salah satu pihak, khususnya penolakan ahli waris untuk menandatangani AJB meskipun disomasi, memicu wanprestasi sebagaimana Pasal 1238, 1239, dan 1243 KUHPerdata. Bentuk wanprestasi meliputi tidak melaksanakan kewajiban sama sekali atau kelalaian setelah peringatan, yang mewajibkan debitur bertanggung jawab atas kerugian kreditur. Kewajiban lanjutan penjual, termasuk balik nama hak, tetap mengikat ahli waris berdasarkan prinsip perikatan yang lahir dari perjanjian sah.
Prinsip ini ditegaskan melalui mekanisme peradilan yang konsisten, di mana putusan hakim menguatkan kekuatan mengikat akta autentik dan sanksi wanprestasi, menjamin kepastian hukum dalam transaksi jual beli tanah. Analisis ini menunjukkan bahwa pembuktian formil dan materil perjanjian tidak dapat diganggu gugat, memperkuat stabilitas perhubungan perdata di Indonesia.
- References
-
Peraturan Perundang-Undangan
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58.
Burgerlijk Wetboek. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Buku
Badrulzaman, M. D. (2001). Hukum Perikatan dalam KUH Perdata Buku Ketiga: Yurisprudensi, Doktrin, serta Penjelasan. Alumni.
Makarim, E. (2003). Kompilasi Hukum Telematika. RajaGrafindo Persada.
Muhaimin. (2023). Metode Penelitian Hukum. Prenada Media.
Jurnal Ilmiah
Artanti, D. A., & Widiatno, M. W. (2020). Keabsahan kontrak elektronik dalam Pasal 18 ayat 1 UU ITE ditinjau dari hukum perdata di Indonesia. JCA of Law, 1(1). Diakses 16 Oktober 2025, dari https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/law/article/view/10/10
Djajaputra, Y., & Hertanto, H. (2024). Tinjauan yuridis terhadap penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian jual beli. Review UNES, 6(4), 112–130. Diakses 16 Oktober 2025, dari https://share.google/T3SEuUSMQAd85Mh27
Yanti, M. (2025). Analisis tanggung jawab perdata dalam kebocoran data: Sinkronisasi UU PDP dan KUH Perdata. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(4), 1539–1549.
Sumber Daring
Hukumonline. (2025). Asas-asas dalam Pasal 1338 KUH Perdata. Hukumonline.com. Diakses 16 Oktober 2025, dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/asas-asas-dalam-pasal-1338-kuh-perdata-lt6572e2d 46785c/
Hukumonline. (2025). Perbedaan wanprestasi dan perbuatan melawan hukum. Hukumonline.com. Diakses 15 Oktober 2025, dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/perbedaan-wanprestasi-dan-perbuatan-melawan-hu kum-cl2719/
- Downloads
- Published
- 2025-12-12
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Ashilah Danty Dhanara, ANALISIS YURIDIS PENCABUTAN LIFE SUPPPORT PADA IBU BRAIN DEAD TERHADAP DELIK TINDAK PIDANA JANIN DALAM PERSPEKTIF KUHP BARU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Stevie Veronica, Perbaikan Data Perkawinan Non-Muslim: Studi Kasus dalam Perspektif Hukum Perdata di Pengadilan Negeri , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Balqis Febriant Ratu Fadhillah, Cahya Citra Aulia, Haidar Adlil, Muhammad Rafi Pratama, Suci Retno Wulandari, PENGARUH FAKTOR POLITIK, LEMAHNYA SISTEM HUKUM, KETIMPANGAN EKONOMI,DAN DISFUNGSI ORGANISASI TERHADAP PERSISTENSI KORUPSI DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aurelia Salsabila Dirgantara, Syadid Jiddan Alharun, Iqbal Nuriswandi, Tiara Ramadhani, Mardhatillah, ANALISIS YURIDIS PENGEMBALIAN KERUGIAN NEGARA SEBAGAI RESTITUSI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DITELAAH KEBIJAKAN KRIMINAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rehan Kurniawan, SISTEM DAN NILAI-NILAI PERKAWINAN ADAT LAMPUNG SERTA RELEVANSINYA TERHADAP HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wulandari Putri Danayanti, Keisha Rumaisha Devinasari, Theresia Ayuditha Saragih, EFEKTIVITAS HAK APPRAISAL SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG SAHAM MINORITAS TERHADAP KEPUTUSAN RUPS DALAM PERSEROAN TERBATAS DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Baidhowi, Laiqa Quartya, Azalia Putri Fakhirah, Gita Puan Maharany, Najma Nisa Ramadani, Putri Noorfia Khairunnisaa, ANALISIS NORMATIF TERHADAP PANDANGAN HUKUM ISLAM MENGENAI ORIENTASI SEKSUAL LGBT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aryo Tri Revando, Ayu Putriyana, Dwi Putri Lestarika, IMPLIKASI KEWAJIBAN SAKSI JURNALIS DAN HAK TOLAK DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA TERHADAP KEMERDEKAAN PERS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tsania Shofia Ashifa, Meisya Adinda Putri Kania, Laila Fauziah, Dewi Asri Puannandini, KEBOCORAN DATA PENGGUNA APLIKASI E-COMMERCE X: ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zhenia Maulida Fitri, Karina Maulidia Kusuma, Triana Rizkia Dewi, Naomi Juliana Assa, PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI: ANALISIS KASUS HARVEY MOEIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nadiya Putri Hidayah, Eben Christina Sihotang, Yusuf Aulia Rahman, Nuris Fitriani, REKONSTRUKSI SISTEM PEMULIHAN ASET HASIL KORUPSI DI INDONESIA: ANALISIS KRITIS TERHADAP SINKRONISASI HUKUM ACARA PIDANA DAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.