ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PENJARA BAGI TERPIDANA KORUPSI E-KTP : STUDI KASUS S.N
- Authors
-
-
Zacky Ramadhan Nasim
Universitas Negeri GorontaloAuthor -
Meyli Navia Ginoga
Translator -
Vilza Patrio Hilmansyah R. Nani
Translator -
Moh Rajib Fallugah
Translator -
Israwan Septiansyah Ibrahim
Translator -
Ilham Febriady Pulukadang
Translator -
Hasnia
Translator
-
- Keywords:
- Korupsi, Penyalahgunaan Wewenang, Analisis Hukum
- Abstract
-
Kasus korupsi proyek e-KTP merupakan manifestasi dari kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang secara sistematis merusak tatanan hukum dan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menganalisis secara yuridis kasus yang menjerat Setya Novanto sebagai Ketua DPR, yang menyalahgunakan wewenang untuk mengatur anggaran proyek sebesar Rp5,9 triliun. Melalui kolusi dengan pejabat Kementerian Dalam Negeri dan pengusaha, tindakannya mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp2,3 triliun. Novanto terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar USD7,3 juta serta melakukan intervensi tender, sehingga melanggar Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) KUHP. Meskipun vonis awal adalah 15 tahun penjara, Mahkamah Agung meringankannya menjadi 12,5 tahun, disertai pencabutan hak politik dan kewajiban membayar uang pengganti. Analisis ini tidak hanya berfokus pada putusan pengadilan, tetapi juga menyoroti drama proses peradilan dan kelemahan restitusi parsial. Lebih fundamental lagi, penelitian ini mengungkap permasalahan krusial dalam pelaksanaan hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), khususnya di Lapas Sukamiskin. Temuan menunjukkan adanya praktik diskriminatif dan perlakuan istimewa bagi narapidana korupsi, seperti fasilitas sel mewah dan akses perangkat elektronik, yang jelas bertentangan dengan prinsip kesetaraan di hadapan hukum dan UU Pemasyarakatan. Masalah overkapasitas dan kegagalan program pembinaan yang tidak disesuaikan dengan karakteristik intelektual narapidana korupsi semakin menurunkan efektivitas rehabilitasi dan efek jera. Implikasi sistemik dari kasus ini mencakup erosi kepercayaan publik terhadap pemerintah, pelanggaran hak asasi manusia, serta melemahnya pengawasan terhadap pengadaan publik. Berdasarkan temuan ini, studi ini merekomendasikan reformasi komprehensif, termasuk pembentukan lapas khusus tindak pidana korupsi, penguatan regulasi perampasan aset dan transparansi pemberian remisi, serta penegakan sanksi yang proporsional untuk memulihkan integritas sistem hukum dan mewujudkan efek jera yang substantif.
- References
-
Jurnal
Annan, K. A. (n.d.). Korupsi dan Dampaknya terhadap Masyarakat. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Liani, I. C. (2024). Analisis hukum kasus korupsi E-KTP: Modus operandi dan taktik korupsi yang terungkap. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10 (24.2)
Nurhayati, R. (2024). Perlakuan Istimewa Bagi Narapidana Koruptor Pada Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Dihubungkan Dengan Undang-Undang No 12 Tahun 1995 Juncto Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 1999 Tentang SyaratSyarat Dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3), 3338–3348. : https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/10834/7473
Nainggolan, I. (2019). Lembaga Pemasyarakatan dalam Menjalankan Rehabilitasi Terhadap Narapidana Narkotika. Ilmu Pendidikan dan Ilmu.
Pohan, K. N. (2025). Dampak Sosial dan Politik Kasus Korupsi E-KTP Setya Novanto terhadap Kepercayaan Publik pada E-Government di Indonesia. ISO : Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora.
Widyawati, L. (2016). Rehabilitasi Narapidana dalam Overcrowded Lembaga Pemasyarakatan. Jurnal Hukum.
Wiratraman, R. H. (2019). Penegakan Hukum dan Sistem Pemasyarakatan di Indonesia. Ilmu Hukum.
Online/World Wide web
Rizki, M. J. (2022, September 7). Napi Korupsi Bebas Bersyarat, MAKI Kritik Sistem Remisi dan Potongan Hukuman. Retrieved from Hukum Online: https://www.hukumonline.com/berita/a/napi-korupsi-bebas-bersyarat-maki-kritik-sistem-remisi-dan-potongan-hukuman-1t63185fdd384f7/
Prasetyo, A. (2018, April 24). Hukuman Maksimal Setya Novanto. Retrieved from Hukum Online: https://www.hukumonline.com/berita/a/hukuman-maksimal-setya-novanto-lt5adf14ca5f2b8/
Lestari, M. I. (2023). Kesediaan Micro Merchants Membayar Merchant Discount Rate dan Biaya Settlement Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS): Studi Eksplorasi pada Usaha Mikro Kecil Menengah. InFestasi, 19(1), 39-50.
Warauw, J. F. (2020). Tinjauan Hukum Pengenaan Biaya Tambahan Dalam Transaksi Pembayaran Menggunakan Kartu Melalui Mesin Electronic Data Capture (EDC). Jurnal Ilmu Hukum, 9(1), 138-157
Afriani, L., Hafizah, & Purwanto, M. A. (2024). HUKUM PEMBAYARAN QRIS (QUICK RESPONSE CODE) PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARI’AH. Perspektif Agama dan Identitas, 9 Nomor 6, 81-88.
Hibatulah, M. I. D. (2024). Efektivitas Merchant Discount Rate dalam transaksi non tunai berbasis Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Hendaryati, N., Nafiati, D. A., Oktaviana, N. A., & Safitri, I. (2025). Kontradiksi dalam penetrasi QRIS bagi UMKM. EQUILIBRIUM: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya, 1(13), 1-9.
Setiawan, I. W. A., & Mahyuni, L. P. (2020). QRIS di mata UMKM: eksplorasi persepsi dan intensi UMKM menggunakan QRIS. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 10(9), 921-946.
Rosanty, F., Sananingrum, R. I., Rohmatika, F., Budiarto, A., & Pratiwi, R. (2024). DAMPAK BIAYA TRANSAKSI FINTECH PAYMENT TERHADAP PENDAPATAN UMKM. Aliansi, 19(2), 97-104.
Rauf, S. (2023). Studi Komparatif Fasilitas Dan Kualitas Layanan M-Banking BSI Dan BRI Terhadap Kepuasan Nasabah Di Kota Palopo (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo).
Krisma Bima Tara, I. K., & Sudiro, A. Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Pengguna Qris dan Penanganan Penipuan dalam Bertransaksi. UNES Law Review. 2023
- Downloads
- Published
- 2025-12-19
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Ade Tia Huraju, Hasnia, Nadzli Puasa, Rendi Saputra Harto, Adinda Salsabila Hakibu, Siti Reynata Amalia Kasiaradja, Muthia S. Mamonto, PELAKSANAAN HUKUM PIDANA NARKOTIKA DAN KEGAGALAN PEMASYARAKATAN: STUDI KASUS RESIDIVISME AZ DI RUTAN SALEMBAAnalisis Pelaksanaan Hukum Pidana Narkotika terhadap AZ , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fitrah Sheshar Pratama Hilalahapa, Aulia Dwi Cahyani Muradji, Zulfitrah Firmansyah Kaoe, Muhammad Rizky Nusi, Mohamad Syawal Naiu, Hasnia, Gede Sunya Sutape, I Putu Sastra Gunawan, Fatmawaty Mursalin, Moh. Farel A. Yahya, DILEMA REGULASI PAJAK KRIPTO INDONESIA TENTANG PERATURAN MENTERI KEUANGAN 50/2025 TERHADAP SUBJEK PAJAK PSEUDONIMITAS DALAM PERDAGANGAN ASET KRIPTO , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nadia Salvira Gonibala, Ilham Ramadhan Ingo, Yuliana Habuge, Frisca Oktaviani Manueke, Verenissa Ayu Pratami Tahir, Siti Alya Rahma Tobelo, Hasnia, KONTROVERSI REMISI DAN BEBAS BERSYARAT BAGI NARAPIDANA TERORISME: ANTARA KEADILAN DISTRIBUTIF DAN RESTORATIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Kirana Ayu Fatmi Gandasari, UNCITRAL REGIONAL CENTRE FOR ASIA AND THE PACIFIC (RCAP): ANALISIS PEMBENTUKAN MODEL LAW SEBAGAI SOFT LAW DALAM MENGATASI TANTANGAN ARBITRASE KOMERSIAL INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Tesalonika Gloria Silalahi, PENANGANAN DAN PENGAWASAN PENGUNGSI DI RUMAH DETENSI IMIGRASI BERDASARKAN TEORI GOVERNANSI KOLABORATIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dielfan Juli Martin, Muhammad Fadel Abira, Septrian Azeri, Sonia Ivana Barus, MENUJU HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG BERKEADILAN: SOLUSI ATAS KONFLIK ANTARA BURUH DAN PENGUSAHA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tania Putri Vianka, Mutiara Maharani, Cindy Yulianti Ma’rufiatul Muktar, Indah Amalia Khartika, Sonia Ivana Barus, Analisis Wacana Pengangkatan Otomatis PPPK menjadi PNS dalam Perspektif Sistem Merit pada Manajemen ASN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Safarina Annisa Basir, Andi Nadjlah Atsiilah Sukarto, Suryaningsi Suryaningsi, PERAN MAHASISWA KEDOKTERAN GIGI DALAM ADVOKASI KESEHATAN MASYARAKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ariani Sitanggang, Diny Widya Evriyanti Simarangkir, Karina Salsabila Meiralda, Lovina Manalu, ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENGENAAN BIAYA ADMIN QRIS OLEH OKNUM PELAKU USAHA DALAM PERSEPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Annisa Azzahra, Reva Vata Azzahra, Briellya Izza Safa, ANALISIS JENIS INVESTASI YANG DITAWARKAN OLEH BANK JATENG SYARIAH: PERBANDINGAN INVESTASI BANK JATENG SYARIAH DAN KONVENSIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Esa Ayu Aidafitri, PERAN WAWASAN NUSANTARA TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Alghani, PRINSIP-PRINSIP SAKAI SAMBAYAN PADA PERKAWINAN ADAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Cindy Aurellia Indiarto, Yaulie Deo Y. Rindengan, Ade Yusupa, ANALISIS PERAN DIGITAL LEADERSHIP DALAM MENGAKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL DI PROVINSI MALUKU UTARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.