PELESTARIAN TRADISI DALAM PERKAWINAN ADAT DI BATURAJA DI TENGAH MODERNISASI HUKUM NASIONAL
- Authors
-
-
Selvi Ramadhani
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Hukum Adat, Perkawinan Adat, Pelestarian Budaya, Komering, Hukum Nasional., Customary Law, Marriage Law, Cultural Preservation, Komering, National Law.
- Abstract
-
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keberlangsungan hukum perkawinan adat di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, serta upaya masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian tradisi di tengah tuntutan hukum nasional dan perubahan sosial. Adat perkawinan seperti cacap-cacapan, tepung tawar, seserahan, dan pemberian gelar adat (adok/jajuluk) masih dilestarikan, meskipun berapa prosesi mengalami penyesuaian agar tetap relevan dan tidak memberatkan. Di sisi lain, masyarakat turut melaksanakan pencatatan resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai bentuk kepatuhan terhadap sistem hukum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinatif antara kajian normatif (analisis peraturan dan literatur hukum) serta empiris (melalui wawancara dan observasi lapangan) di Desa Pusar dan Lunggai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum perkawinan adat di Baturaja tetap hidup dan bermakna. Nilai-nilai utama seperti musyawarah, tanggung jawab sosial, dan penghormatan antar pihak masih menjadi landasan moral masyarakat. Pelestarian ini tidak terlepas dari peran tokoh adat, kesadaran kolektif warga, serta dukungan institusi budaya yang menjembatani adat dengan hukum negara.
This study aims to examine and analyze the continuity of customary marriage law in Baturaja, Ogan Komering Ulu Regency, and to explore how local communities preserve these traditions amid the pressures of national legal modernization and social change. Traditional marriage customs such as cacap-cacapan, tepung tawar, seserahan, and the conferment of customary titles (adok/jajuluk) are still practiced, although several rituals have been adjusted to remain relevant and less burdensome. At the same time, the community complies with national law through official marriage registration at the Office of Religious Affairs (KUA). This research applies a combined normative and empirical approach analyzing regulations and literature, and conducting interviews and field observations in Pusar and Lunggai villages. The findings reveal that customary marriage law in Baturaja remains vibrant and meaningful. Core values such as deliberation, social responsibility, and mutual respect continue to serve as moral foundations within the marriage process. The preservation of these customs is supported by traditional leaders, community awareness, and cultural institutions that bridge local wisdom with state law, forming a model of legal pluralism rooted in cultural resilience.
- References
-
Hasan, Z. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press, 32-35.
Hasan, Z. (2024). Et al., “konstitusi sebagai dasar hukum dalam pembangunan sistem hukum nasional,” jima: jurnal ilmiah mahasiswa 2, no. 1, 50-52.
Rahardjo, S. (2010). Hukum dan Masyarakat. Bandung: Angkasa.
Soepomo, R. (2019). Sistem Hukum Adat Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.
Hadikusuma, H. (2020). Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia. Bandung: Mandar Maju.
Hasan, Z. (2020). “Relevansi Hukum Adat dalam Membangun Karakter Hukum Nasional.” Jurnal Hukum dan Pembangunan Sosial, 7(1), 45–58.
Efendi, J., & Prasetijo, R. (2020) Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris: Edisi
Kedua. Jakarta: Prenada Media,
Syahrum, M. (2024) "Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris." Metode Penelitian Hukum. ResearchGate,
Wulandari, D., & Rahmawati, S. (2023). “Legal Pluralism dan Identitas Budaya dalam Hukum Perkawinan Adat.” Jurnal Hukum Nusantara, 5(1), 89–105.
Prasetyo, B. (2020). “Dinamika Pelestarian Hukum Adat di Tengah Modernisasi Hukum Nasional.” Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(4), 451–469.
Hidayat, T. (2021). “Peranan Tokoh Adat dalam Pelestarian Nilai Hukum di Era Modern.” Jurnal Sosio-Legal Indonesia, 4(2), 167–182.
Rachman, F. (2022). “Living Law dan Transformasi Hukum Adat di Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 3(1), 23–39.
Marlina, Y., & Kurniawan, A. (2023). “Eksistensi Hukum Adat di Tengah Arus Globalisasi.” Jurnal Kajian Hukum Adat, 9(1), 58–77.
Rahardjo, S. (2010). Hukum yang Hidup (Living Law) dalam Pembangunan Hukum
Nasional. Jakarta: Kompas
Syarifuddin, Adhitya, R., Helen, S. (2020). Pergeseran Tata Cara Pelaksanaan Adat Pernikahan di Palembang 1990-2010. Jurnal Mozaik Humaniora.
- Downloads
- Published
- 2025-10-29
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Jihan Ayu Fransiska, Nabilla Salma Fitri, KEABSAHAN REKAMAN PERCAKAPAN TELEPON TANPA IZIN SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG ITE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Rakasyah Pratama, Muhammadyah Umarputra, Shafira Aulia Putri, Rizma Aulia Ramdani, Putri Nurindah Sari, Yenny Febrianty, PERTENTANGAN YURISDIKSI DAN PRINSIP LEX FORI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERDATA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Naftali Tamu Umbu Haru, Henny Nuraeny, Rizal Syamsul Ma’arif, KAJIAN PENANGGUHAN PENAHANAN TERHADAP TERSANGKA ANAK DALAM PERKARA TINDAK PIDANA BERDASARKAN PASAL 32 UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Risfan Ahmad Muzakka, Monica Diva Rizki, Nauli Pinorsinta Pasaribu, Muhammad Fityan Kayyisan, Muhammad Adymas Hikal Fikri, PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI SEBAGAI TANTANGAN REFORMASI AGRARIA DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Risma Setiawati, Ronny Choirul Imam, Distriana Ignatia Devieta, DILEMA KREATIVITAS NON-MANUSIA : MENYOAL KEPEMILIKAN HAK CIPTA PADA KARYA YANG DIHASILKAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zacky Ramadhan Nasim, Meyli Navia Ginoga , Vilza Patrio Hilmansyah R. Nani, Moh Rajib Fallugah , Israwan Septiansyah Ibrahim , Ilham Febriady Pulukadang, Hasnia, ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PENJARA BAGI TERPIDANA KORUPSI E-KTP : STUDI KASUS S.N , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Suci, Dian Eka Prastiwi, Pertanggungjawaban Pidana dalam Kasus Penipuan Investasi Kripto , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ilman Dwi Ilhamsyah, Rasyha Naufal Putra Panuju, Aqeel Faizullah Putra, M. Rasyadan Jauza Arafah, Muhammad Raihan Firdaus, JAMINAN HUKUM DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maulana Muhammad Yasin, Arifson Alfredo Siombing, Prayoga Putra Gunawan, Muhammad Nasril Maulana, ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMBERHENTIAN PERANGKAT DESA OLEH KEPALA DESA CINTA MANDI: STUDI PUTUSAN PTUN BENGKULU NOMOR 10/G/2022/PTUN.BKL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurul Afifatullaily, Salma Alfia Widjana, Utang Rosidin, OBJEK PENGUJIAN UNDANG-UNDANG DI MAHKAMAH KONSTITUSI: ANALISIS MATERIIL, FORMIL, DAN IMPLIKASI PUTUSAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.